Jumat, 06 September 2013

Yang aku minta di Grand Proposal ku


  Kamarku, 30 Agustus 2013

Aku tak tau persis kenapa malam ini yang aku pilih sebagai malam pertamaku mulai menuliskan apa yang aku rasakan terhadap diri ikhwan itu sejak awal aku akui mengagumi sosok dan kepribadianya. Oh mungkin karena aku baru saja selesai membaca baca isi tulisanya yang memang dari situ ku kagumi dia. Sepulang dari rutinitasku yang Alhamdulillah padat dengan agenda kegiatanku sampai bulan depan, kurebahkan diri di kasurku dikamar tercinta, mata memang belum dapat tidur aku membuka akun twitterku niatnya aku ingin menulis sebuah tweet “semangat kak” karena sejak sore hingga malam aku lihat wajahnya penuh lelah tapi tetap dengan keinginanya tentang programnya yang luar biasa. Aku terlibat langsung dalam program itu.
          Iseng aku ‘search’ twitternya dan stalking time linenya dan me retweeted beberapa tweet saja yang ingin ku retweet tanpa alasan yang jelas, walau semua tweetnya sangat menarik untuku. Lalu sudah kuniatkan membalik badan dan ingin membaca doa tidur. Tapi rasanya hati ini terlalu bersemangat ingin mencari tau apa saja yang bisa aku tau tentang diri ikhwan itu yang begitu tak terlihat dengan kasat mata,sekali lagi aku katakana justru aku mengenalnya dari tulisanya. Karena sejak masa sekolah lagi, aku memang mendambakan seorang lelaki yang bijak merangkai kata kata, menyukai lelaki yang menyukai sastra,karena sasstra adalah alasan seorang seniman untuk tetap hidup,sastra bagiku begitu kuat dan menjadi unsur terpenting, walau aku tak  seindah pengertian sastra itu sendiri.
          Kutemukan sebuah tulisan tanpa spasi semacam namanya yang dia pilih sebagai username salah satu blognya, tidak sulilt bagiku untuk mendapat akses masuk kesitu, “wah” batinku saat membaca judulnya, ini bukan pertama kalinya aku mengunjungi blog yang jujur saja memang sangat inspiratif untuku. Tapi malam ini aku entah tanganku entah hatiku yang terus men “scrool down” cursor ku berharap menemukan baacaan bacaan lain atau yang pernah dia tuliskan mengenai hatinya,puisinya, wanita yang diinginkanya,atau apapun yang menjurus ke arah situ.
          Bak gayung bersambut, aku menemukan beberapa judul “Wanita Terindah itu adalah”, “Kalau aku boleh Memilih” dan “Selamat Ulang Tahun mak” khusyu aku membaca satu persatu tulisan itu sampai aku batalkan niatku tidur atau menonton tim bola kesayanganku yang lagi tayang malam ini.
          Sebelumnya aku memang telah siap andai saja apa yang aku baca kelak akan hanya membuat aku kecil hati, minder dan bercermin sedalam dalamnya, bahkan untuk mengaguminya saja aku belum tentu pantas. Ah tapi biarlah toh tidak akan sampai frustasi atau depresi kok InsyAllah. Benar saja setelah kubaca satu persatu tulisan itu kudapati bulir bulir di kelopak mataku,merinding. aku harap ini adalah air mata karena menahan kantuk, ah tapi kok lumayan perih dan darahpun turut berdesir hebat. Apa2 suka dibawa perasaan deh.
          Ketika aku pahami baik2 pemilihan katanya yang begitu lembut, bahwasanya dia telah ditawarkan “mawar wangi” seorang hafidzah gadis penghafal Al quran oleh orang tuanya, aku sempat membacanya sepotong sepotong tapi kali ini aku seperti mendapat konfirmasi secara otomatis dari sepenggal penggal perkiraanku tempo hari. Lalu apa yang salah? Dia adalah seorang ikhwan, aktivis dakwah, seorang mahasiswa tarbiyah semester akhir dan seorang guru bahasa Arab di SDIT, seorang anak lelaki kebanggaan emaknya, sudah barang tentu orang tuanya mencarikan yang terbaik bagi anaknya. Dimana letak kesalahanya ? yap benar kesalahanya terletak pada diriku yang sedari awal tak menimbang nimbang siapa orang yang aku ceritakan saat emakku bertanya “seperti apa pilihanmu?” aku yang salah  tidak mengira ngira siapa seseorang yang namanya aku cantumkan di dalam proposal permohonanku kepada Allah saat meminta hal yang satu itu.
Lalu kemudian aku baca lagi kalimat demi kalimat kali ini serupa curahan hati saat mengucapkan selamat ulang tahun kepada ibunya, setelah mengucapkan terimakasih dia menuliskan bahwasanya sebagai seorang lelaki dewasa dia tertarik dengan seorang perempuan, seorang akhwat aktivis dakwah yang satu organisasi denganya, yang dalam dan panjang jilbabnya dan yang kuat pemahaman agamanya Dan menyebutkan detail demi detail kemolekan akhwat itu, betapa dia meyakini ibunya kalau akhwat pilihan hatinya itu menyejukan mata,wanita yang teduh pandanganya, lembut tutur katanya, menjaga kehormatanya, dan hanya bersolek untuk suaminya kelak. betapa dia rindu ingin memiliki pasangan hidup seperti gadis itu.  Kemudian pada paragraph selanjutnya dia tuturkan bahwa kalau Allah mengizinkan dia ingin gadis membangun keluarga dengan gadis itu dan melahirkan generasi generasi emas lainya. “hmmmssshhh” aku menarik nafas panjang.
Kemudian ada bulir bulir sejuk di pipiku, aku harap itu keringat tapi kamar ini justru terasa sangat dingin karena kipas angin on sejak aku masu kamar tadi. Aku masih malu kalau kalau itu adalah air mataku.
Sudah sejak pertama kali menjadi mahasiswa di kampus ini aku ingin menjadi seorang aktivis, seorang akhwat. keinginan itu ada jauh sebelum aku mengenal dirinya, jauh sebelum dia menjadi kakak tingkat mahasiswa baru dikampusku. Tapi hidayah tak kunjung kusadari jua. aku masih menjadi perempuan yang belum mengerti apa itu cantik menurut islam,apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh seorang muslimah. Dan juga banyak faktor dan godaan lain yang aku rasa makin berat.namun InsyAllah aku tetap istiqomah memperbaiki diri.Aamiin.
Sejujurnya masuk ke organisasi ini adalah hal yang wajib aku syukuri disini aku mulai belajar meninggalkan kebiasaan memiliki sebuah hubungan dengan lawan jenis tanpa ada ikatan pernikahan (pacaran),apalagi masa lalluku cukup bebas dan sangat lewat batas terutama pergaulanku dengan lawan jenis. Untuk alasan itulah aku mengikuti agenda agenda kegiatan dengan niat ingin memperbaiki diri dan pergaulan. Aku melakukan setiap detailnya dalam rangka membenarkan jalan hidupku, sama sekali bukan karena ingin mencari perhatianya,apalagi mencuri hatinya. Hari demi hari pun aku lalui dengan penuh pengharapan dapat memperbaiki diri menjadi lebih baik, Tapi entah kenapa hari itu aku harus membaca tulisan ikhwan ini. sebagai seorang perempuan yang biasa, aku sangat tertarik dengan kepribadianya melalui tulisan tulisanya itu. Sampai aku memilih menyimpan semua perasaanku ini rapi rapi.
Memang tidak pernah ada sikap, perlakuan atau apapun yang aku anggap istimewa dari dirinya karena memang tidak sepantasnya begitu, akupun selalu berusaha mengerjakan setiap agenda kami dengan professional dan sebisa mungkin meluruskan niat, karena kami semua punya niat yang sama. Tapi setelah agenda terlaksana dan selesai, mulai lagi aku lalai, aku mulai sering merangkai mimpi dan meminta pada Allah menjadikan aku sebagai wanita yang dia pilih.
Sebagai seorang wanita, ,sejauh ini aku sangat yakin bahwa pernikahan adalah solusi terbaik dari kebimbangan hati yang tidak kunjung tenang ketimbang memiliki teman lelaki tanpa ikatan yang legal atau pacaran, Tapi selalu aku bunyikan di dalam proposal permohonanku pada Allah, seperti apa sosok lelaki yang aku harapkan. Sama halnya seperti wanita yang lain terlebih lagi aku adalah wanita awam yang masih miskin pengetahuan dan dangkal pemahaman terhadap agama. Aku menginginkan sosok lelaki yang dapat mencintaiku karna cintanya pada Allah dan Rasulnya, membimbing aku kejalan yang baik, menjadi imam dan panutan ladang surga tempat aku berbakti dan mengabdi, menyayangi orang tuanya, sayang kepada aku , ibu bapaku dan memiliki hubungan baik dengan kakak adiku, yang menjadi menantu kebanggaan bapaku, dan mengajak aku dan anak anak kami kelak menuju surganya Allah Azzawajala. Dan yang lainya aku ingin sosok lelaki yang jauh dari rokok,suka dengan nasyid dan memiliki pembendaharaan kata yang indah dan selalu tertuang melalui tulisan tulisan yang menginspirasi banyak orang kemudian membahas tentang karya karya sastra yang barusan kami lihat,kami baca,ohm.. Memang sungguh banyak kriteriaku ketika aku lagi mengajukanya pada Allah, tapi toh inikan namanya juga propopsal, pada Allah pula. Kita boleh meminta apapun,bukan?
Dia adalah seorang mahasiswa ushuludin tingkat akhir,seorang ikhwan, aktivis dakwah, seorang guru bahasa Arab salah satu SDIT di kota ku, dia tidak perokok, memiliki suara yang bagus saat menyanyikan lagu nasyid, dan lagi memiliki pembendaharaan kata kata inspiratif yang paling penting jiwanya “sastra”.
Dan betapa aku sangat egois ketika aku langsung “fix” bahwa ia adalah jelmaan dari proposalku, wujud dari pendeskripsianku tentang seorang bakal calon menantu bapaku. Tanpa aku pertimbangkan dulu siapalah diriku ini.
Ini sama sekali bukan wujud perendahan diri, tapi yang aku ungkapkan memang begitu adanya. Aku bukanlah seorang akhwat seperti apa yang dia inginkan dan dia minta pada Allah,  bukan pula seorang aktivis  dakwah, belum menjadi seorang gadis yang berjilbab panjang dan dalam. Sudah barang tentu pandanganku aneh dan tidak teduh tutur kata  ku pun masih sembarang nyeleneh dan tidak menyejukan pendengaran, apalagi penghafal Alqur’an yang suci. tentu aku tidak akan bisa menjadi sumber dari tulisan tulisanya kelak,oh apalagi disamakan dengan asosiasinya tentang seorang bidadari,  Ya Rabb sadarkan aku sekarang juga. Secara otomatis apa aku layak dibanggakan di depan ibunya?ah sudah jangan dijawab.
Saat seseorang membuat satu nama sebagai permohonan kepada Allah untuk jodohnya kelak, namun yang disebutkan namanya justru menyebutkan satu nama yang lain, maka Allah lah yang maha tau mana yang baik untuk yang mana.
Wahai Rabb, jauhkan aku dari perasaan yang lalai ini, teguhkan hatiku bahkan disaat keadaan benar benar telah menegaskan siapa daku. Jika dirinya Kau rasa bukanlah untukku, maka tenangkanlah hatiku dengan segera, jangan biarkan aku berlama lama dalam perasaan  yang akan merusak usahaku ini. Namun jika Engkau mengabulkan proposalku, jangan juga biarkan hati ini berlama lama tidak tenang dalam perasaan tidak aman. Datangkanlah jodoh darimu yang baik untuku,untuk agamaku,untuk orang tuaku dan adik kakaku.yang dengan berani datang kerumah berbicara pada Bapaku bahwa dia ingin menikahiku karna cintanya pada Mu. Aku memang ingin dia, tapi Engkau maha tau kebutuhanku.
Kemudian aku berdesis berandai andai ,  takut jika suatu saat dia membaca tulisanku ini, oke aku akan minta maaf. aku tidak ada maksudku mengusik apalagi merusak citra diriku apalagi nama baik dirinya melalui tulisan ini. Hanya sebagai   reminder ketika nanti aku mengingat ingat apakah perasaan ini anugrah atau hanya ujian semata. Semoga kita terjauh dari segala fitnah.
Akhirnya aku menyeka bulir di pipi ini “Astagirullahaladzim”,lalu mematikan laptop dan buru buru membaca doa tidur agar tidak lagi tergoda untuk melihat tulisan tulisan tentang  nya di bagian yang lain


Aku di diriku yang lain


eNKa

Selasa, 03 September 2013

Tanjungpinang , Rumah Kita season II

Kalau  liburan tahun lalu tanpa Selvi karna doi ada SP. libur lebaran tahun ini liburanya terancam tanpa tami. memang tak menakjubkan seperti pertemuan kisah sahabat di 5 cm sih, gak juga seindah laskar pelangi.  But it’s too memorable to forget.
Assalamualaikum Ciwi2 ku, perempuan2 hebat,calon orang2 yang punya kedudukan penting di negeri ini (yuk bilang Aamiin). Selamat menjalankan aktifitas kalian masing masing.  Dan selamat membaca  postingan yang tak penting ini ^.^ Liburan udah usai 10 harian yang lalu, udah pada terbang ke kota masing masing, tapi ceritanya yang ditinggalkan di album foto jangan sampai pula terlupakan. Makanya aku posting. Hehe.  Pertemuan tahun ini :
Ø  Ade Herlianti : masih betah menahun menjadi adm  PT GOLDEN COMMUNICATION, (anak perusahaanya Telkomsel) di Tanjung Balai Karimun.
Ø  Chintya Lasera : sekarang mahasiswa Ekonomi Akuntansi di STIE Pembangunan disela sela kesibukanya sebagai assisten pribadi dirut CV Astana Cahaya salah satu developer di Tanjungpinang
Ø  LiaRinta Silaen       : sudah semester V mahaiswa Fakultas Ekonomi UMRAH Tanjungpinang, dan yang bikin tambah kece tahun ini dia adalah seorang broadcaster di Nuansa Radio Fm Tanjungpinang

Ø  Nela Kurniaty : aku sekarang sudah semester V mahasiswa Tarbiyah program studi Manajemen Pendidikan Islam di STAI Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Dan seorang tenthor English course di the Winner bimbel.
Ø  Selvia Arnis Omorfi : terakhir ketemu waktu semester 2 nah sekarang ketemu lagi udah semester V aja nih, dia mahasiswa jurusan manajemen perbankan di ABFI Institute Perbanas Jakarta. 
Ø  Sri Utami Ningsih : nah yang ini juga udah semester 3, jadi ceritanya dia cagur juga karena sekarang selain sebagai pegawai bag Adm, di PT Rigspek Perkasa doi juga mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan MA TE MA TI KA perhitungkan itu ! hihi.
Setelah sekian lama tak bertemu satu sama lain, akhirnya kita bertemu lagi walau tak sesuai agenda, ya namanya juga manusia Cuma bisa mengagendakan saja. Tapi keputusan Allah sungguh indah jauh lebih indah dari agenda yang kami ajukan. Ya kan girls? Tapi seharusnya bisa lebih indah nih :P
Jadilah Tami datang kerumahku H 3 Syawal bersama Tia dan Lia, hmm awal liburan yang indah fikirku, tapi ternyata tami harus pulang ke Batam tanggal 11 Agustus sementara Selvi baru akan datang tanggal 12 Agustus dan Ade baru bisa sampai kesini satu hari setelah kemerdekaan yaitu tanggal 18 Agustus. Gimana caranya bisa ketemu coba.
Selang beberapa waktu setelah hari ketiga lebaran itu, Selvi sampai di Kota ini jadilah aku sering sekali menghabiskan waktu bersamanya, karena teman teman yang lain sudah mulai sibuk, maklum selvi datang disaat kantor sudah mulai aktif. Tami sudah pulang ke Batam, Lia dan Tia sudah mulai bekerja. Aku fikir liburan terancam gagal.

Tapi ditanggal 18 Agustus Ade datang bak pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan,#eh. Jadilah aku menjemputnya dipelabuhan sore itu. Dan mulai mengagendakan besok akan melanjutkan pertemuan dengan teman teman yang lain.
Singkat cerita walaupun Tami gabisa ikutan karena udah pulang ke Batam, hari itu kami tetap ngumpul nih. waktu masih sama sama jauh sering banget kirim Voice Note via bbm nyanyi nyanyi lagu terbaru,lagu terlama, lagu tercocok dgn situasi hati, dll. Jadilah kami memutuskan untuk menuntaskan hasratnya masing masing, pergi ke Family Karoke. Dan emang bener ya girls, jangankan 1 jam, 2 jam aja gak berasa, sampe terakhir mau keluar dari room ada sisa satu lagu. Emang beneran heboh, mulai dari jenis music blues kental nya Adele, sampai dangdut koplo dan dangdut remixnya si LiaRinta Silaen, doi pembendaharaan lagu dangdutnya boleh juga girls. Aaaah hangat sekali.
foto waktu makan di Batagor Ihsan
Disebelah tempat karoke yang kami pilih malam itu , ada tempat makan yang enak kayaknya dan emang beneran enak setelah Aku,Selvi,Tia,Ade,dan Lia kesana, batagor dan siomay sekomplit komplitnya mengakhiri pertemuan malam itu dan membuat janji untuk pertemuan berikutnya sebelum pada pulang.
Inilah yang aku bilang Agendannya Allah itu emang jauh lebih indah dan tak terduga. Malam itu tami mengirimkan bbm akan mengusahakan pulang besok biar bisa ikutan ngumpul dan jalan jalan. Kalau ingat hari ini , usaha tami patut di apresiasikan, dikenang kalau perlu dibuat tugu peringatan (eh jangan deh, mau ditarok di perempatan jalan mana lagi?) giman enggak, doi bela belain pulang dari kantor langsung ambil ferry terakhir dan hari itu hampir jam 7 sampai di Tanjungpinang (setelah selesai shalat magrib) mobil langsung melaju ke ruko Selvi menjemput Aku dan Ade dan sejak tadi sudah berada disana memang menunggu kedatangan lia dan tia yang menjemput Tami. Pelukan berhamburan ke Miss Logaritma itu, sayang juga waktu moment karoekan dia ga ikut serta padahal ciri khas tami itu justru terletak pada suaranya yang unik dan memiliki X Factor :P Fatinya KEPRI pokoke.
D’Flavor jadi saksi betapa malam itu terasa beda dengan malam malam sebelumnya sepanjang  tahun tak berjumpa, betapa malam itu tak akan cukup untuk membagikan cerita cerita bersemester semester tak dihabiskan bersama, belum lagi mengulang ngulang kenangan waktu di SMK. Tak banyak yang berubah dari kelima gadis ini, kecuali usia dan kematangan mereka. Sungguh sangat luar biasa setiap pembahasan malam itu. Tapi lucunya kami lebih seperti sekelompok orang yang mau main futsal tapi lapanganya kepenuhan, karena sengaja banget malam itu dress codenya adalah jersey. Niatnya juga mau ke studio foto soalnya.
Disitu adalah pertemuan terakhir kami dimusim liburan yang tak sampai seminggu ini , setelah mengantar Aku dan Selvi. Ade pun diantar pulang sampai ke KM 18 tempat mbahnya. Aku dan Selvi melanjutkan perjalanan berdua ke salah satu café dekat rumah Selvi. Menghabiskan sisa sisa cerita yang mungkin masih ada yang bisa dibagi walau hanya berdua.
Karena keesokan harinya, gadis gadis ini akan langsung berlayar dan terbang
Selvi tujuan TNJ>>BTH>>JKT, Tami TNJ>>BTH Ade TNJ>>TBK
Malam sebelum Ade pulang aku menyambanginya ke Kijang khawatir besok subuh aku tak sempat mengantarkanya ke pelabuhan. Pelukan malam itu begitu berpesan “pulang kesini lagi ya”
Setelah mereka pulang, sampai di Kota masing masing dan kembali pada kesibukanya masing masing, akupun begitu. Akhir akhir ini sering bolak balik album foto mereka, foto foto kami. Dan kembali membuat rencana untuk dapat bertemu di musim liburan selanjutnya Aamiin, dan semoga pertemuan selanjutnya juga telah ada dalam AgendaNya, dalam agenda kami sih akan bertemu dengan couple halalnya memasing,Aamiin Ya Rabbi. Jadi pengen nyanyi dikit nih
Ehm ehm “ketika kesepian menyerang diriku,tak enak badan rasa tak menentu,kutau satu cara sembuhkan diriku, ingat teman temanku”
Lalu ku tutup album foto ini, menadahkan tangan meminta pada Tuhan, lancarkanlah semua urusan kami, jadikan kami perempuan soleha,lancarkan kerja kami, kuliah kami agak kelak kami bisa membanggakan orang tua kami dan pertemukan kami kembali,Rabbi. Aamiin
                Take care kengkawans, makasih Allah untuk nikmatnya kebersamaan kami selama hmpir enam tahun ini sebelum kami dimiliki orang lain,nanti , pulang lagi kesini ya , ke  Tanjungpinang Rumah Kita 

Aku pada diriku yang lain,


eNKa

Selasa, 19 Februari 2013

Tanjungpinang, rumah kita ^.^

Ade-Lia-Nela-Tya
Sore ini rindunya tak bisa disederhanakan lagi, walaupun rasanya sedih tapi aku selalu ingin memaksa berada di kenangan ini, hm, pekan itu adalah hari yang ditunggu waktu Ade dan Tami bisa berkunjung ke kota ini setelah hampir 2 tahun tidak ketemu, kota Tanjungpinang, Rumah kami ;) sayangnya Selvi blm bisa hadir diantara kita hari itu, setiap melihat foto-foto ini selalu kepikiran , kapan yaa bisa seperti ini lagi, kapan mereka bisa datang lagi .. ;) dan lagi mereka sangat jarang menghubungi ku lagi sekarang, pada somsek :P

Selasa, 24 April 2012

Suka Duka Jadi Mahasiswa Sambil Berkerja

--mumpung hujan di luar deras banget, dan aku mulai malas makan siang ini, Ruang kerjaku memang sebuah tempat yang nyaman untuk berkespresi kalau semua kerjaan harian udah selesai aku kerjain.jadi aku sempat-sempatin ng post ini tulisan, yang sebenarnya udah dari semalam pengen aku posting, tapi karena suatu halangan dan lain hal, halah. kalau tempo hari aku baca postingan salah satu temanku suka duka jadi anak kosan, karena aku disini tinggal bersama kedua orang tuaku, oke tidak apa, kali ini aku gak tau deh kenapa, pengen banget berbagi ke semua orang tentang suka duka ketika menjadi anak kuliahan semester 2 nyambii jadi karyawan tujuanya untuk bertahan hidup demi membeli sesuap nasi, tapi ini udah jadi tujuan dan cita-cita aku sejak SMK dulu, aku mau kuliah dengan syarat gak mau nyusahin orang tuaku, lagian beliau itu kan masih banyak tanggungan yang lebih penting, eits bukan artinya aku gak penting yaaa, ahhhh aku pokoknya pengen kuliah pake hasil keringatku sendiri. TITIK. Nah berbicara masalah Kulimudah, so pasti dong Mahasiswa mana sih yang ngga mau dapat tunjangan beasiswa dari daerahnya ? apalagi kalau beasiswa berprestasi, ya kan ? Mudahahan aku salah satu calon penerima beasiswa berprestasi Tahun Depan, karena sekarang aku baru Semester 2, jadi ku fikir aku akan memulai membayar segala keperluan kuliahku dengan uang ku sendiri, ya uang ku sendiri, sekali lagi Uang ku sendiri :P hehe. Tapi Insyallah Beasiswanya sedang dalam proses (Amin, Dalam Hati)Nah, kalau teman-temanku yang lain , terutama yang kuliah di luar daerah, anteng banget kayaknya menjalankan kuliah tanpa fikiranya terbebani dengan masalah pekerjaan, tapi bukanya hidup itu tantangan? ahh tapi biarlah itu hidup mereka yang punya kok. ya begitulah nyatanya, seseorang yang hanya menjalankan satu aktifitas dalah hal ini konsentrasinya lebih  berpusat di kuliahnya aja,  beda dong sama yang menjalankan 2 aktifitas sekaligus dalam sehari ya pagi kerja malam kuliah atau pagi kuliah malam kerja, (belum di potong waktu untuk bikin tugas dll), ada suka ada dukanya ... aku mulai dengan dukanya dulu yaaa, kan berakit-rakit ke hulu, berenang ketepian ^^
  1. fisik jauh lebih berasa capeknya, itu udah pasti, bayangkan aja kerja dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00, dari 16.00 WIB sampai kuliah berakhir 21.30 (maksimal), sampai jam segini badan tidak diistirahatkan, bahkan terkadang sampai lupa makan, lupa tidur, tapi Shalat gak boleh sampai lupa yaa ^^
  2. Kamar Jelas Berantakan, bangun tidur kuterus mandi, abis itu berangkat kerja, abis itu pergi kuliah, abis itu ku tidur lagi (bacanya pake nada lagu joshua), begitu seterusnya sampai hari minggu, so beresin kamar itu cuma semingu sekali, itupun kalau hari minggu gak ada tugas mendesak, kalau harus ngerjain tugas yaa minggu depanya lagi deh^^. yaa karena dirumah paling cuma sempat tidur, makan dan mandi. (untungnya aku bukan anak kos)
  3. Mau gak mau suka atau gak suka , ada saatnya salah satu diantara keduanya harus ada yang di prioritaskan, dan tentunya yang satunya lagi terbengkalai, nasib-nasib, aku udah 4 x alfa setiap hari kamis karena hari kamis itu kuliah jam 3.30, waktu pas itu jadwalnya presentasi aku nongol, trus kata dosenya "Kamu baru pertama masuk kuliah saya ya?" haha. ya mau di apain lagi pak pak.
  4. Sering Menolak ajakan dengan sadis, kenapa aku bilang Menolak ajakan ? tapi dua bulan terakhir ini gak ada lagi yang mau ngajakin aku kalau hanya sekedar pergi main, ngumpul, karokean, karena selalu aku tolak, kenapa aku bilang dengan sadis ? karena terkadang bahkan aku lupa untuk membalas sms dari teman yang ngajakin itu. bahkan hari minggu yang cerah dan cocok untuk bermain pun terkadang harus digadaikan untuk ngerjain tugas seharian.
  5. Gak bisa jadi Mahasiswa aktif yang sering bahkan sebagian besar terlibat diskusi, seminar, organisasi, aksi-aki, ah pokoknya semua ciri khas Mahasiswa itu harus disimpan dulu. parahnya lagi kalau ada acara kampus, udah tebal muka ga enak banget setiap diminta jadi panitia aku menolaknya. padahal itu kan nilai tambahan lain-lain. 
  6. kalau lagi datangnya malas pengen kuliah, padahal sehari aja gak kuliah kumat deh itu pertanyaan yang bikin gerah sepanjang aku masih kuliah sambil kerja "kenapa jadi malas kuliah sih? jadi sebenarnya mau kuliah apa mau kerja?" hmmm.
  7. gak Punya waktu khusus buat pacaran (berduaan sama pacar), hmm, kalau pacarku datang ko kotaku, jarang banget aku punya waktu khusus untuk jalan-jalan bareng doi, yaa, paling kami hanya menghabiskan waktu di tempat kerjaku (kalau lagi istirahat makan siang), di kampus (lagi pulang kuliah) trus dirumah kalau lagi ngerjain tugas. 
  8. point ke delapan terpaksa aku hapus.
  9. aduuuuh, masih banyak banget lagi duka nya yang ga bisa aku jabarkan satu persatu, yang aku yakin kalian juga pasti ngerasainya.
itu sedikit diantara banyak kedukaan yang aku alami selama hampir setahun ini kuliah sambil berkerja. nah ini nih yang aku bilang berenang-renang ketepian,yaap. ada sukaa nyaa jugaa looh
  1. Suka yang pertama di mulai dari tanggal 5 setiap bulanya, (di tempat aku berkerja gajinya tgl5), puas itu adalah saat kita terima gaji dari hasil jerih payah selama sebulan, menjadi seorang accounting Staff di salah satu Depot Ayam Penyet, Gaji di atas UMK, sudah sangat pantas aku Syukuri. ga jauh beda sama yang kuliah gak sambil kerja memang awal bulan selalu bahagia karena menerima kiriman, tapi mahasiswa yang kuliah sambil kerja itu (untuk anak rantau) malah bisa ngirim uang loh ke orang tuanya. apalagi yang lebih membahagiakan selain melihat orang tua kita bahagia ? Nah Lo ???@#$%%
  1. Suka yang kedua, bisa punya fasilitas Pribadi hasil uang pribadi, misalnya  : motor, laptop, Henpon, dll yang bisa kita beli. memang sih orang yang kuliah gak sambil kerja juga bisa punya fasilitas itu bahkan lebih hebat dari yang punya kita-kita yang jadi kuli ini, tapi ini masalah usaha mendapatkanya itu loh guys^^
  1. nah yang selanjutnya ini jauh lebih penting dan suka dari kedua hal diatas, seseorang itu kuliahnya tujuanya buat apa sih ? buat melamar pekerjaan bukan? tapi ada yan bilang buat jadi PNS, hihi. nah, dunia kerja itu tak selebar daun kelor, pada masa  kuliah mungkin kita memang mempelajari mulai dari sistem, manajemen dll, tapi yakin deh semua itu hanya sebatas teori, hanya berakhir di kertas, atau mentok-mentok hanya berada di IPK, tapi prakteknya ? siapa yang bisa jamin? seorang yang kuliah sambil berkerja selangkah lebih maju dan mempunyai pengalaman, teori yang di dapat di perguruan tingi bisa langsung di rasakan prakteknya di dunia kerja. intinya seseorang yang kuliah sambil kerja itu yakin deh sedikit lebih mudah mencari lapangan pekerjaan dibanding seseorang yang kuliah tidak sambil kerja, (NB : PENGECUALIAN UNTUK YANG PUNYA RELASI ORANG PENTING YA)
  1. Pastinya memiliki kepribadian yang lebih dewasa, mandiri, tidak manja atau tidak ketergantungan, semua karakter itu dibentuk dari pengalaman-pengalaman yang dilewati. 
masih banyak juga suka sukaan yang dirasakan ketika bisa kuliah sambil berkarir, yang penting Halal yaaa. Lepas dari semua perkara itu, hidup itu pilihan, yang penting bukanlah pilihan mana yang jatuh untuk hidup kita, akan tetapi kita tau alasan atas pilihan itu, aku rasa itu jauh lebih penting ^^ buat teman-teman yang kuliah sambil kerja, atau fokus menjalankan kuliah aja, semangaat terus dan semoga bisa memballancekan keduanya ^^
eNKa

Kamis, 15 September 2011

Saya pernah Lupa seperti apa jatuh cinta ?

Diantara mereka pasti memiliki satu hati dengan masing-masing fungsi, kalau pada manusia fungsi hati salah satunya adalah untuk memfilter peredaran darah, fungsi ( ex ) dari hati juga adalah merasakan getaran-getaran lain yang biasa disebut jatuh hati ( sisiiieeesiee ) . kalok keseharian saya sih hati itu sering dilambangkan dengan bentuk lope lope gtu , ^.^.  tapi penyakit hati yang sering disebut liver itu berbeda dengan penyakit hati yang disebut patah hati . kenapa seseorang patah hati ? ya karena mereka punya hati. jadi sebenarnya ketika saya merasakan patah hati, saya harus bersyukur karena diciptakan manusia dengan bentuk yang sama dengan manusia lain, yaitu saya masih mempunyai hati.(Alhamduliilah yah). 
beberapa kali ketika saya sedang sibuk dengan banyak urusan, saya terkadang merasa tidak perlu jatuh cinta, tapi ketika saya sedang sepi dan hanya sibuk dengan hayalan-hayalan saya, saya mencoba mengingat-ingat speerti apa rasanya jatuh cinta, dan saya rasa saya lupa. seseorang selalunya mengartikan sebuah penyakit hati karena patah atau salah jatuh hati itu karena cintanya dikhianati, bertepuk sebelah tangan,yang jelas cinta mereka tidak berjalan indah, dan tidak berujung bahagia. ya termasuk saya lah orangya. 

saya pernah jatuh hati, ( inilah faktor utama yang membuat hati saya begitu patah), pernah merasa bagaimana ada seseorang yang menyayangi saya, yang memperhatikan saya dan saya akan lebih tersanjung lagi dengan seseorang yang membutuhkan saya, saya pernah memiliki seseorang yang selalu mengerti saya disaat saya sendiri tidak mengerti diri saya, pernah memiliki seseorang yang selalu diam saat saya meluapkan emosi saya, dan selalunya mendekap saya erat atau minimal meminjamkan bahunya saat saya sedang menangis tersedu-sedu, (terkadang dibuat-buat), walaupun saya masih sangat kecil untuk membicarakanya, sering sekali saya menghayal ingin menikah dengan dia (gak perlu saya omongin ke dia), dan tak bisa saya munafikan kebahagiaan disetiap minggu-minggu kebersamaan kami. tapi ketika suatu pagi tak perlu saya jelaskan sebabnya, karena sampai hari ini pun saya tidak mendapatkan penjelasan apa-apa, seorang wanita mengubungi saya meminta  untuk tidak menghubungi lelaki itu lagi, dan ketika saya hubungi (via sms, telpon,kerumahnya, ke tempat kerjanya,) saya tidak pernah menemukan dia sampai hari ini, belum ada yang pernah membuat saya sakit sesakit itu, ini bahkan lebih berbahaya daripada liver. dan saya saat itu hampir berada pada titik keputus asaan. tahukan kamu ketika tepat 7 hari saya menangisi hal ini, seminggu, sebulan, setahun, saya tidak pernah lagi memiliki teman hati, tidak pernah ada rasa istimewa terhadap seseorang, tidak pernah ada rasa iri kepada teman-teman saya yang begitu bahagia dengan pasanganya, bahkan akan membuat saya semakin miris ketika melihat tempat-tempat yang ada hubunganya dengan dia. tapi bagaimanapun saya tidak pernah membenci lelaki, saya tidak pernah dendam apalagi bermaksud membalas sakit hati saya, hanya saja sangat sulit bagi saya membuka hati lagi, dan yang paling ketara resikonya saya sempat lupa seperti apa rasanya jatuh cinta :D 

hari ini merupakan hari yang membahagiakan lagi buat saya, ada yang memberikan saya kekuatan ketika saya sedang lemah dan tak mampu berbuat apa-apa, saya menemukan sesuatu yang membuat hati saya bergetar, dan takut jika mengingkari atau mengkhianati, sesuatu yang saya yakini juga sangat mencintai saya dan memberikan apa yang saya mau asal saya meminta dengan sungguh-sungguh, yang akan memaafkan setiap kesalahan saya asal saya berjanji tidak mengulanginya lagi, yang akan hidup di hidup saya bahkan hidup dimati saya, yang menguasai hati ini dan mampu mengetahui apa yang saya ungkapkan atau saya besitkan, Allah S.W.T Tuhan semesta alam, saya pun percaya jodoh ditangaNya sudah Ia gariskan untuk hidup saya, dalam setiap do'a , saya meminta, "jangan pernah hati saya dilupakan dari rasa cinta, karena setiap saat saya ingin selalu jatuh cinta kepada Nya " InsyAllah ^.^


Hanya Sekedar Tulisan


Nela Kurniaty Idris

Senin, 11 Juli 2011

Fakta Tentang Lelaki Yang Sangat Aku Sayang

Sejak aku lahir sampai sekarang Umurku sudah 17 Tahun, aku hanya punya seorang sosok lelaki yang sangat aku sayang, bahkan sampai aku menikah nanti pun tempat nya tak akan tergantikan, lelaki yang tak selalu mendengar apa yang aku mau dan tak selalu bilang aku benar, tapi selalu membuktikan kalau dia adalah yang terbaik sejauh ini. dan dia adalah laki-laki yang akan menjadi wali ku nantinya. Namanya Tn. Idris Awi, Ayah yang paling baik di dunia. ada perempuan yang juga sangat mencintai dia yang sampai di usia pernikahan mereka ke 29 Tahun ini, yaa Mama ku Ny.Maryani Idris. walau terkadang keinginanya susah sekali di atur oleh mama ( ex : mama selalu melarang dia merokok karena alasan kesehatan jantungnya, tapi ada aja alasan dan cara untuk melanggar permintaan mama ku ini )

1. Dia Tampan,
mama sering sekali mengakui kalau Ayah ku adalah yang paling tampan, kalo aku lihat foto2.nya waktu muda, ga kalah kok sama artis2 hollywood sekelas  George Clooney atau Colin Firth :P . ga salah kalau dapetin istri secantik dan sebaik mama ku.

2. Dia yang aturanya sangat aku cintai
80% dari hidupku adalah peraturan, hanya 20% sajalah pilihanku yang dia setujui, walaupun dari setiap aturanya aku benar-benar tak menjadi diriku sendiri contohnya (aku harus ambil jurusan manajemen pendidikan saat aku benar-benar ingin masuk jurusan Sastra). tapi aku tak punya niat untuk melawannya, hanya menangis sebentar, lalu selanjutnya aku terima keputusan itu.

3. Dia yang sangat berbeda dengan ayah mana pun di lapisan bumi ini.
sebenarnya ga dilapisan bumi juga sih, hehe tapi setiap aku ceritakan "how is my dad" di depan teman2 ku si sekolah, tapi ayah begitu tampak berbeda dari ayah2 mereka. contohny ( saat ayah teman2 ku itu akan memberikan izin jalan kalau ada teman yang ngomong sama ayah mereka, wah ayah ku justru akan tambah marah kalau aku meminta seseorang yang meminta izin padanya).

4. Dia anak kesayangan nenek, dan panutan bagi adik adiknya.
jelas nenek ku sayang banget sama anak Sulungnya ini,  selalunya saat adik2nya minta bantuan ketika kesusahan walaupun ayah ku juga bukan orang yang berada dan hebat, tapi sebisa mungkin dia mencari cara membantunnya, ga jarang mengorbankan mama ku juga loh, tapi mama ku bukan orang yang cepat hilang kesabaran, jadi  ga pernah ada salah paham atau cekcok kalau udah kena kasus ini.

5. Dia Kakek yang baik dan sangat disayang cucunya.
kalo ayah ku liat cucu cucunya sakit (anak dari abang ku (21) dan kakak ku (1)) dia pasti ngomel2 sama abang ku dan kakak ku, cepet2 suruh ke dokter, bela-belain ga pegi kerja jagain cucunya, itu hanya sekilas aja, hm, kalo uda maen2 sma cucunya aku jadi iri sama anak2 kecil itu >.< wuaa, ga ada tandingan deh. dari cucu pertama sampe sekarang udah punya 4 cucu.

6. Dia Penyanyi dan Pemusik idola ku.
Waktu ayah muda dlu, dia adalah seorang musisi, (menurut beberapa foto yang aku lihat dan cerita dari mama juga ) jelas aja sampe sekarang kalo lagi berduaan sama mama, apalagi kalo udah ada gitar di depanya mereka sering nyanyi2 lagu nostalgia berduaan, kalo ada acara pengantenan dan ada orgen tunggalnya, orang2 pada minta ayah ku untuk nyanyi, semenjak udah ada cucu aja, beliau jarang nyanyi di depan umum, tapi kalau di rumah masih on banget nyanyi2.an gtu.

7. Dia yang sekalipun tak pernah Aku Lihat Bertengkar dengan Istrinya.
Banyak orang yang hampir ga percaya dengan fakta satu ini, katanya setiap bahtera rumah tangga itu pasti ada salah paham, cek cok dan lain sebagainya, tapi Suer aku ga bohong aku ga pernah sekalipun liat mereka berdua berantem kecil atau besar, (tapi aku gatau deh kalo di belakang aku), sejak aku lahir sampai sekarang hal itulah yang membuat aku selalu merasa bersyukur dan tak mau pisah lama2 dari mereka.

8. DIa yang tak pernah mau jauh-jauh dari ku
haha, hal ini aku simpulkan karena sejak abang ku (kakak sulungku namanya Hendri) dan kemudian kakak ku yang kedua ( Namanya Nena), dan aku, mungkin mereka berdua tidak punya obsesi untuk kuliah di luar daerah tapi obsesiku begitu menggebu dan ingin belajar dan berkerja di luar kota ku ini >.< tapi keinginan yang menggebu itu juga yang didebukan oleh peraturanya yang tak pernah mengizinkan anaknya (apalagi anak gadisnya) tinggal jauh2 dari dia.

9.  Dia yang padanya aku berjanji akan membuatnya bangga.
Mama dan Ayah ku yang sampai saat ini masih dengan sangat susah membesarkan aku dan dan ingin aku berhasil. dan aku hanya bisa berdoa agar keinginan mereka terkabulkan untuk.ku. menjadi seorang gadis kecil mereka berdua yang akan tumbuh membuat mereka bangga. tak ada keinginan yang lebih lagi dari ini. 

10. Dia Tak ada Yang lebih baik darinya.
Walau aku selalu bilang, aku mau cari calon pendamping hidup seperti ayah ku nanti kalau aku sudah dewasa, aku ingin yang beriman dan berilmu seperti dia, tapi aku sudah yakinkan tak ada yang sebaik dia, hanya mamaku lah beruntung bisa mendapatkan lelaki sebaik ayah, tempat ayah sebagai lelaki yang terbaik akan tetap ada disini, tak akan ada gantinya. karna tak ada yang lebih baik dari ayah sebagai ayahku.

Bahkan sampai sekarang aku belum pernah memikirkan akan hidup tanpa dia, aku mau menikmati dulu masa-masa indah ku bersama mama dan ayah ku, sampai jika waktunya nanti :D
Love u Ayah .



                    
                  Salam sayang,
Your Lovely Daughter
Nela Kurniaty Idris